Rabu, 12 Januari 2011

Mengapa..
tak pernah kau bisa menutup mulut manismu itu
kau berkisah tentang seluruh hidupmu
sejak dulu, sejak aku masih begitu mencintaimu
tak pernah coba kau sembunyikan saja
semua kenakalanmu di belakangku
hingga ku hanya dapat mendengar
dengan suara tercekat jika menyahutimu...

Begitu sulitkah untuk kau kunci saja mulut manismu itu
tak bisa kau biarkan ku berpikir baik tentangmu
tak bisakah???

Haruskah terulang tamparan di pipimu seperti dahulu,
haruskah terulang tangis kita yang pecah tak terbendung

tolong, sayang...
cobalah miliki rahasia yang tak ingin ku ketahui
tolong simpan segala yang mungkin dapat menyakitiku
karena tak harus kau mengisahkan semua itu
karena tak ingin pernah mendustaiku

tapi
dapatkah kau menakar sebesar apa
hatiku dapat menerimamu??

Begitu ku salut atas semua jujurmu
dirimu yang begitu terbuka dan seolah tak peduli apa reaksiku
karena ku tau, bagimu jujur adalah satu yang paling kau banggakan kepadaku
ku tahu, kau ingin tunjukan
kau punya kejujuran sebagai modal tak ingin ku melepaskanmu

Kendati
tak begitu seharusnya, sayangku..
kau tak tau lukaku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar